Menurut Bung Karno....
"Kita terlalu royal dengan perkataan kafir, gemar sekali mencap segala barang yang baru dengan cap kafir, pantaloon, dasi dan topi kafir, radio dan kedokteran kafir, pengetahuan barat kafir, sendok dan garfu kafir, bergaul dengan bangsa yang bukan islam - pun kafir". Geram Bung Karno ketika membicarakan kelompok Islam yang dia namakan sebagai ....
.
Ir. Soekarno
ISLAM SONTOLOYO
.
Dan Bung Karno menuliskan itu 80 tahun yang lalu, tepatnya pada 1936 dalam surat menyuratnya bersama A. Hassan. Itu berarti, gerakan takfiri, telah dikenal sejak era Bung Karno masih sebagai intelektual muda. Tetapi apakah hanya garis Fundamentalis Islam yang dikritik oleh Bung Karno ? Tidak. Dia juga mengkritik Islam yang dipenuhi takhayyul, khurafat, terlalu kuat berpegang pada fiqh, selalu membanggakan masa lalu, dan menjauh dari perkembangan pengetahuan modern.
"Kita terlalu royal dengan perkataan kafir, gemar sekali mencap segala barang yang baru dengan cap kafir, pantaloon, dasi dan topi kafir, radio dan kedokteran kafir, pengetahuan barat kafir, sendok dan garfu kafir, bergaul dengan bangsa yang bukan islam - pun kafir". Geram Bung Karno ketika membicarakan kelompok Islam yang dia namakan sebagai ....
.
Ir. Soekarno
ISLAM SONTOLOYO
.
Dan Bung Karno menuliskan itu 80 tahun yang lalu, tepatnya pada 1936 dalam surat menyuratnya bersama A. Hassan. Itu berarti, gerakan takfiri, telah dikenal sejak era Bung Karno masih sebagai intelektual muda. Tetapi apakah hanya garis Fundamentalis Islam yang dikritik oleh Bung Karno ? Tidak. Dia juga mengkritik Islam yang dipenuhi takhayyul, khurafat, terlalu kuat berpegang pada fiqh, selalu membanggakan masa lalu, dan menjauh dari perkembangan pengetahuan modern.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar